Blogroll

Pages

Sabtu, 13 Oktober 2012

Memilih Komponen Server


1. Mengidentifikasi komponen server mengacu kepada fitur kebutuhan aplikasi dan server.
2. Mengidentifikasi spesifikasi produk server, keterbatasan, dan kelemahan server.
3. Mengidentifikasi dan menentukan ketergantungan sistem sesuai dengan kebutuhan.
4. Menetapkan perangkat server sesuai dengan spesifikasi.
5. Menentukan rencana kebutuhan anggaran server.
6. Menganalisis kemampuan perangkat server.
7. Menyediakan perangkat server sesuai spesifikasi.
8. Melaksanakan instalasi sistem operasi jaringan sesuai kebutuhan organisasi.
9. Melakukan konfigurasi service manajemen server berdasarkan kebutuhan organisasi.

1. Sekilas Tentang Aplikasi Server

Aplikasi Server adalah aplikasi komputer yang berfungsi melayani permintaan akses dari komputer klien.
Web server berisi tampilan informasi perusahaan yang diakses menggunakan web browser seperti mozilla firefox dan internet explorer.
FTP server berfungsi melayani transaksi pertukaran data komputer server dengan klien menggunakan aplikasi FTP klien.
SMTP server berfungsi melayani transaksi surat elektronik antar mail server, seperti mail server mail.linux.or.id dengan mail.yahoo.com.
Berikut ini contoh aplikasi server.
No.AplikasiKegunaan
1Web ServerMenampilkan informasi perusahaan Aplikasi multiguna berbasis web seperti ERP dan CMS
2FTP ServerMelayani transaksi data kapasitas besar
3SMTPMelayani pengiriman surat elektronik
4Proxy ServerMenyimpan halaman web yang pernah diakses oleh user
5SNMPMonitoring trafik jaringan TCP/IP
6IRCDChatting server
7POP3Melayani transfer surat elektronik dari mail server ke mail user agent,
seperti: outlook express dan evolution
8VPN ServerMelayani tunneling aplikasi vpn client, memberikan IP lokal komputer
yang berbeda lokasi sehingga tetap dalam satu subnet

 

2. Sistem operasi

Sistem operasi adalah aplikasi yang berfungsi menghidupkan semua perangkat keras komputer dan sebagai penerjemah perintah pengguna ke bahasa mesin.  Sehingga komputer dapat memproses permintaan pengguna dan menampilkan dalam bahasa yang dimengerti oleh pengguna pada layar monitor komputer. Berikut ini contoh sistem operasi yang dikenal oleh masyarakat luas.
1.  Ubuntu Feisty Desktop
2. Red Hat Enterprise ES/AS Server
3. Mandriva 2007 Spring Desktop
4. Opensusse Desktop
5. IGOS Server / Desktop
6. Debian Lenny
7. MS Windows XP Desktop

3. Analisa Komponen Server

Spesifikasi komponen server sedikit berbeda dengan komputer desktop, yang perlu kita perhatikan saat membangun komputer server adalah kecepatan transfer data dan proses.
Kecepatan transfer data dipengaruhi oleh lebar jalur data, motherboard, kapasitas memory, cache perangkat keras dan  bandwidth  perangkat jaringan LAN Card.
Kecepatan proses dipengaruhi oleh jenis prosessor dan frekuensi CPU.
Lihat gambar di bawah menunjukkan bagian terpenting komponen komponen server. Kita memilih komponen server dengan pertimbangan kecepatan transfer data, kecepatan proses data dan bandwidth maksimum transfer data yang melalui jaringan LAN (Local Area Networking).
Gambar
spekkomponenserver.png

4. Menetapkan spesifikasi  server

menentukanspekserver.gif


5. Membangun dan mengkonfigurasi server



Topologi Jaringan  http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/topologi-jaringan.jpg

Yang harus disiapkan adalah 1 buah PC dengan spec sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan service apa saja yang akan di install (sebagai proxy server, database server,web server, mail server, ftp server atau file server atau bahkan gabungan dari beberapa service tadi),
seberapa sering diakses, seberapa banyak yang mengakses. Untuk kebutuhan kantor dengan user sampai dengan 50 orang Pentium 4 dengan memory 1GB dan HDD 100GB saya rasa sudah cukup untuk melayani berbagai service.
Selain PC tentu saja CD instalasi distro Linux juga perlu kita siapkan. Kita bisa mendapatkan file instalasi (iso) semua distro Linux secara gratis di internet. Tinggal download saja, setelah itu burning ke CD. Dalam artikel ini penulis menggunakan CD Debian Lenny.

BIOS pada PC yang akan kita install perlu kita atur agar first boot-nya melalui CD ROM.
Instalasi Debian 5 Sebelum konfigurasi sebuah server Debian 5, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu instalasi Debian 5. Untuk mendapatkan source Debian bisa mengunjungi situs www.debian.org dalam bentuk CD atau DVD. Dalam bentuk CD ada 31 CD. Sebelum proses instalasi dimulai pastikan perangkat yang diperlukan sudah disiapkan dan jangan lupa mengatur booting melalui CD-ROM pada BIOS. Berikut ini adalah gambar proses instalasi Debian 5.
1. Setelah komputer boot pada CD-ROM akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Pilih Install.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/1.jpg
Tampilan awal Debian Lenny

2.Kemudian pilih bahasa yang sesuai. Di sini penulis memilih English.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/2.jpg
pilih English
3. Setelah itu pilih negara yang sesuai. Pilih other jika tidak ditemukan negara yang sesuai.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/3.jpg
pilih other
4. Setelah itu pilih Asia.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/4.jpg
Pilih Asia
5. Pilih Indonesia.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/5.jpg
6. Kemudian, pilih jenis keyboard. Penulis memilih American English.
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/6.jpg
pilih American English


7. Pilih eth0
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/7.jpg

8. Kemudian Cancel untuk kofigurasi network manual
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/8.jpg
Pilih Cancel
9. Pilih configure network manually
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/9.jpg
Pilih Konfigurasi manual




10. Masukan IP address untuk komputer server
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/10.png

Masukan IP address
11. Isikan Netmask
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/11.png
12. Isikan Gateway
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/12.png
13. Isikan NameServer (DNS)
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/13.png
Isikan NameServer
14. Isikan HostName
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/14.png

15. Isikan Nama Web Lokal
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/15.png
Isikan Nama Web Lokal


16. Configure Time zone, pilih Jakarta
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/16.jpg
Pilih Jakarta


17. Partisi hardisk pilih Guided - use entire disk
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/17.jpg
pilih Guided - use entire disk


18. Pilih hardisk yang di pakai
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/18.jpg
Pilih Hardisk

19. Pilih All Files in the one partition, untuk automatic partisi
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/19.jpg
Pilih All files i the one partition


20. Partisi sudah selesai
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/20.jpg
Pilih Finish


21. Kemudian Pilih Yes
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/21.jpg
pilih Yes


22. Isikan Password untuk ROOT
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/22.jpg
Isikan Passsword Root



23. Ulangi Isikan Password
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/23.jpg
Ulangi Isikan Password

 
24. Isikan Full Name user
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/24.png
Isikan Full Name User
25. Masukan Username

http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/25.png
Masukkan UserName
26. Masukkan Password untuk User
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/26.jpg
Masukkan Password user



27. Masukkan lagi
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/27.jpg
masukkan lagi



28. Konfigurasi package manager, pilih No
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/28.jpg
Pilih No





29. Use a network mirror, pilih NO
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/29.jpg


30. konfigurasi popularity contest, pilih No
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/30.jpg
pilih No




31. Pilih Standard System saja
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/31.jpg
Pilih Standard System

32. Install GRUB, pilih Yes
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/32.jpg
pilih Yes



33. Proses Instalasi Selesai, pilih Continue
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/33.jpg
pilih continue



34. Login menggunakan Username Root dan password
login.gif
Login






Konfigurasi Router
Konfigurasi router Debian Lenny
1. login Debian Lenny dengan menggunakn Username root dan password . Kemudian Ketik perintah
Nano /etc/network/interfaces
Untuk mengkonfigurasi Interfaces
ruter.gif
konfigurasi Interfaces




2. kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:

# The primary network interface

auto eth0
iface eth0 inet static
address 202.173.20.2
netmask 255.255.255.0
network 202.173.20.0
broadcast 202.173.20.255
gateway 202.173.20.1
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 202.173.20.1
dns-search kelsysadmin.com

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.10.255
routerinterfaceedit.gif
Edit interfaces router



3. Kemudian kita edit file rc.local
(digunakan untuk melakukan routing walaupun di restart)
dengan perintah

#nano /etc/rc.local

sebelum baris exit 0 ditambahkan

iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE

sehingga rc.local akan menjadi

#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.

iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
exit 0
nano rtc local.gif
Nano /etc/rc.local




editrclocal.gif
edit rc.local



4. Untuk mengecek apakah konfigurasi sudah benar
iptables –t nat –n –L
dan akan muncul
Chain PREROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination

Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination

Chain OUTPUT (policy ACCEPT)
target prot opt source destination

berarti setting telah benar
routingcheck.gif
Cek Routing
5. Kemudian isi konfigurasi pada /etc/network/option
Isikan baris :
ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no
etc network option.gif
/etc/network/option
6. Aktifkan ip forward dengan perintah
#nano /etc/sysctl.conf

cari kata #net.ipv4.ip_forward=1
kemudian hilangkan tanda #
ipforward.gif
Aktifkan IP forward




7. Restart network
perintah
#/etc/init.d/networking restart
kemudian restart komputer servernya
restart server.gif
Network Restart

8. Kemudian ganti IP address pada client
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/12.1.png
Ganti Ip Client
9. Ping gateway dari client
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/13.1.png
ping Gateway dari client




10. ping IP publik dari client
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/14.1.png
Ping Ip Publik dari client




11. ping www.google.com
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/15.1.png
Ping www.google.com





12. Browsing dari client
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/16.png
Browsing dari client




Jika sudah Berhasil semua maka Routing di nyatakan Sukses
Ikon Konfigurasi DNS Server
KONFIGURASI DNS SERVER
Setelah berhasil merouting server, selanjutnya kita akan membuat DNS server sendiri
Ikuti langkah - langkah dibawah ini.
1. Sebelum Konfigurasi, install dulu paket Bind9
gunakan Perintah apt-get install bind9
bind9.gif



bind9install.gif
Install Bind9
2. Buat zona domain
ketik nano/etc/bind/named.conf.local 
kemudian pada baris paling bawah tambahkan zona domain
zone "kelsysadmin.com" { //Zone Domain anda type master;file "/etc/bind/db.kelsysadmin"; //lokasi file FORWARD
};
zone "10.168.192.in-addr.arpa" { //1 blok ip paling depan type master;
file "/etc/bind/db.192.168.10"; //lokasi file REVERSE
};
zonadomain.gif



konfigurasi local.gif
kemudian Save konfigurasi di atas
3. lalu edit file named.conf.options
ketik nano /etc/bind/named.conf.options
kemudian masukan IP DNS server
dns server ip.gif


forwarders.gif
Masukan IP DNS Server

4. kemudian copy file db.local dan db.127 ke file db.kelsysadmin dan db.192.168.10
agar tidak merubah file aslinya untuk mengcopy gunakan perintah
cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.kelsysadmin
cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192.168.10
bind copy.gifcopy file
5. Kemudian edit file db.kelsysadmin
bind db edit.gif



bind data edit.gif


Kemudian Ubah menjadi seperti ini
bind data edited.gif
 
Setelah selesai di edit kemudian Save file, ctrl + o, enter, ctrl + x


6. Edit file db.192.168.10
bind db edited.gif



edit file db.gif
Edit menjadi seperti ini
gnu nano 207.gif
Setelah selesai di edit kemudian Save file, ctrl + o, enter, ctrl + x
7. kemudian edit file nano /etc/bind/resolv.conf
bind nano etc resolv conf.gif
Edit menjadi seperti ini
search nameserver.gif
Setelah selesai di edit save file, ctrl + o, enter, ctrl + x
8. Setelah itu restart bind9 mengunakan perintah
/etc/init.d/bind9 restart 
bind9 restart.gif
restart bind9
9.Jika sudah kita cek apakah DNS server sudah berjalan  gunakan perintah nslookup seperti pada gambar
cek dns nalookup.gif
nslookup Server
10.Kemudian cek juga pada client
http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/19.png
nslookup client
11. Dan cek apakah client masih bisa browsing
  http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/20.png
browsing client
Maka DNS Server telah sukses dibuat.
Konfigurasi Web Server
Setelah berhasil menginstall DNS Server
berikutnya kita akan mengkonfigurasi Web Server  langkah - langkahnya sebagai berikut
1. masukan perintah apt-get install apache2 php5

webserverinstall.gif


apachephp5.gif

 Install apach2 dan php5



2. kemudian edit file nano /etc/apache2/sites-available/default
pada baris terakhir tambahkan
<VirtualHost *:80>               
                  ServerAdmin       sysadmin.com
                  ServerName       www.kelsysadmin.com
                  ServerAlias         kelsysadmin.com
                  DocumentRoot   /var/www/
                  </VirtualHost>


virtualhost1.gif


apache.gif


Setelah itu save file, ctrl + o, enter, ctrl + x
 
3. Kemudian restart apache2 gunakan perintah /etc/init.d/apache2 restart , kemudian edit index.html gunakan perintah nano /var/www/index.html
  apache2.gif


apache3.gif
 
Setelah di edit kemudian save file, ctrl + o, enter, ctrl + x
  4. Setelah itu cek pada browser client apakah sudah berhasil

http://202.173.23.234/TKJ%202/komponen-server/8.2.png
  Web server berhasil


Konfigurasi Webserver telah berhasil

SELAMAT MENCOBA

^_^

Soal (evaluasi)
1. perintah untuk mengkonfigurasi interface yaitu?


a. nano /etc/init.d/network interfaces
b. nano /etc/network/interfaces
c. /etc/network/interfaces
d. /etc/networking/interfaces
2. iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
adalah perintah untuk?


a. test DNS
b. test webserver
c. test routing
d. Routing
3. perintah untuk mengecek konfigurasi router adalah?


a. iptables -t nat -n -l
b. iptables -t nat -n -L
c. iptables -t nat -n -i
d. iptables -t nat -m -L
4. perintah untuk mengetes DNS Server adalah?


a. nslookup
b. ndlookup
c. snlookup
d. dnlookup
1. iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
adalah perintah untuk?


a. test DNS
b. test webserver
c. test routing
d. Routing
2. Apa kepanjangan BIOS?


a. Basic Input Operasi Standart
b. Basic Input Output Sistem
c. Bus Input Output Sistem
d. Basic Input Output Standart
3. apakah kekurangan DNS Server?


a. DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
b. DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin)
c. User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address
d. Tidak bisa membuat banyak nama domain
4. Pengertian partisi yang paling benar adalah?


a. Menggandakan Harddisk
b. Mengahapus Harddisk
c. Mengcopy Harddisk
d. Membagi Harddisk menjadi beberapa bagian
5. apakah fungsi web server?
a. mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan
b. Bisa digunakan di berbagai platform mesin dari mainframe sampai embedded system
c. Mudah dicari di internet
d. Mudah diserang oleh DoS (pada Apache versi 1.3 dan versi 2 sampai versi 2.0.36)
6. perintah untuk mengkonfigurasi interface yaitu?


a. nano /etc/init.d/network interfaces
b. nano /etc/network/interfaces
c. /etc/network/interfaces
d. /etc/networking/interfaces

http://bb.pelayancerdas.com/sos/sos.php

0 komentar:

Poskan Komentar